Andri91’s Weblog


MACAM- MACAM OBYEK WISATA NTT
March 3, 2008, 7:56 am
Filed under: Uncategorized

TAMAN LAUT SELAT PANTAR NTT

. Selayang  PandangSelat  Pantar merupakan laut yang memisahkan antara Pulau Alor dan Pulau Pantar.  Tercatat, rata-rata terdapat 100 kunjungan wisatawan asing per-tahun yang datang  menyelam Taman Laut Selat Pantar. Semenjak krisis ekonomi melanda, tahun 2001  tercatat 187 penyelam, namun tahun berikutnya hanya 109 penyelam. Angka ini  boleh dibilang cukup kecil mengingat potensi taman laut Selat Pantar yang  sangat besar. Wisata  bahari Taman Laut Selat Pantar mempunyai panorama bawah laut yang menakjubkan  sehingga menjadi primadona dan pemikat bagi para diver dari seluruh dunia. Keindahan  taman laut Selat Pantar melingkupi perairan Alor Besar, Alor Kecil, Dulolong,  Pulau Buaya, Pulau Kepa, Pulau Ternate, dan Pulau Pura. B. Keistimewaan Tercatat,  ada 26 titik selam (diving spot) yang  memesona wisatawan. Ke-26 titik diving itu seperti, Half Moon Bay;  Peter`s Prize;  Crocodile Rook; Cave Point; The Edge; Coral Clitts; Baeylon; The Arch; Fallt  Line; The Pacth; Nite Delht; Kal`s Dream; The Ball; Trip Top; The Mlai Hall; No  Man`s Land; The Chatedral; School`s Ut; hingga titik selam Shark Close. Titik selam yang terakhir  ini sangat menarik karena merupakan tempat kumpulan ikan hiu yang sangat  bersahabat dengan para diver. Di  taman laut ini pula dapat ditemui lumba-lumba abu-abu yang merupakan spesies  langka. C. Lokasi Taman laut Selat Pantar terletak di Kabupaten  Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. D. Akses Menuju LokasiWisatawan  bisa datang dari Kupang, dengan naik kapal feri dengan waktu tempuh 12-13 jam, menuju  Larantuka. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan naik kapal kayu menuju  pelabuhan laut Kalabahi dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Di depan pelabuhan  Kalabahi, yang berada di Kepulauan Alor, terbentang Taman Laut Selat Pantar. E. Tiket MasukSetiap  pengunjung tidak dikenai biaya tiket masuk. F. AkomodasiDi  kepulauan Alor tersedia rumah makan, penginapan, pemandu wisata, dan  perdagangan souvenir khas Pulau Pantar.(HK/07/02-08)__________

Sumber Foto: www.wisatanet.com

GUNUNG INERIE  A. Selayang Pandang: Gunung  Inerie memiliki ketinggian 2.245 meter di atas permukaan laut. Bagian gunung yang  berhutan lebat hanya terdapat di sebelah barat lereng gunung. Sedangkan hutan  di lereng bagian selatan telah dikonversi menjadi daerah perkebunan. Sebagian  besar hutan yang terdapat di dalam kawasan ini terletak pada ketinggian  1.000-1.500 meter dari permukaan laut.Gunung  Inerie pernah meletus pada tahun 1882 dan 1970. Gunung ini ramai didaki ketika  musim kemarau, yakni antara bulan Juni hingga Agustus. B. Keistimewaan Dari atas puncak Gunung,  para pendaki bisa dengan leluasa melihat pemandangan yang indah ke segala arah.  Pemandangan Kota Bajawa di sebelah barat laut, dengan kabut tipis di atasnya, tampak  seperti kota-kota kecil dan tua di Eropa. Sedangkan di bagian selatan tampak birunya  laut Sawu, menempel rapat di kaki Gunung Inerie. Di sisi selatan  puncak Gunung Inerie terdapat sebuah batu besar yang diyakini sebagai  penjelmaan dari sosok Jaramasi beserta kuda tunggangannya. Menurut legenda, Jaramasi adalah seorang satria penjaga Gunung  Inerie. Kata, ”jara” berarti kuda dan ”Masi” adalah nama orang (laki-laki). Artinya  ”kuda milik Masi”, yang merupakan seorang pahlawan di wilayah perkampungan kaki  Gunung Inerie. C. Lokasi: Gunung  Inerie terletak di Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Provinsi Nusa  Tenggara Timur.   D. AksesDari  Kupang, ibukota Propinsi NTT, wisatawan dapat naik pesawat menuju Ende, sebuah kota di Pulau Flores. Setiba  di sana,  perjalanan dilanjutkan menuju Kota Bajawa yang berjarak sekitar 61 kilometer. Kemudian  wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan angkutan sewaan menuju desa  wisata, Bena, yang terletak 15 km sebelah selatan Bajawa. Inilah desa terakhir  sebelum menuju puncak Gunung Inerie.  E. Tiket Masuk

Setiap pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk.

F. Akomodasi Di desa  wisata Bena yang menjadi pintu gerbang menuju ke arah puncak  Gunung Inerie, terdapat tempat penginapan seperti losmen dan warung makan.(HK/06/02-08)__________

Sumber Foto: http://www.flickr.com

 tp47bbd10b2f640-umi.jpg

 

. Selayang PandangDanau Kelimutu  yang terletak di puncak Gunung Kelimutu ini masuk dalam rangkaian Taman  Nasional Kelimutu. Danau ini berada di ketinggian 1.631 meter dari permukaan  laut. Beberapa flora  yang dapat ditemui di sekitar danau antara lain Kesambi (Schleichera oleosa),  Cemara (Casuarina equisetifolia) dan bunga abadi Edelweiss. Sedangkan fauna yang ada di sekitar danau, antara lain Rusa  (Cervus timorensis), Babi hutan (Sus sp.), Ayam hutan (Gallus  gallus) dan Elang (Elanus sp.) B. Keistimewaan

Danau  Kelimutu mempunyai tiga kubangan raksasa. Masing-masing kubangan mempunyai warna  air yang selalu berubah tiap tahunnya. Air di salah satu tiga kubangan berwarna  merah dan dapat menjadi hijau tua serta merah hati; di kubangan lainnya berwarna  hijau tua menjadi hijau muda; dan di kubangan ketiga berwarna coklat kehitaman  menjadi biru langit.

C. Lokasi

Secara  adminitratif, Danau Kelimutu berada pada 3 kecamatan, yakni Kecamatan Detsuko,  Kecamatan Wolowaru dan Kecamatan Ndona, ketiganya berada di bawah naungan Kabupaten  Dati II Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

 D. Akses Menuju Lokasi

Dari ibukota Propinsi NTT, yakni Kupang, pengunjung  dapat menggunakan pesawat menuju kota  Ende, di Pulau Flores, dengan waktu tempuh mencapai 40 menit. Setiba di Ende, perjalanan  dilanjutkan dengan menggunakan angkutan umum berupa mini bus, menuju Desa  Kaonara, yang berjarak 93 km, dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Dari Desa  Koanara menuju Puncak Danau Kelimutu, wisatawan harus berjalan sepanjang 2,5 km.

   E. Tiket Masuk

Hingga bulan Februari 2008, dilaporkan bahwa pada hari biasa, pengunjung dikenakan  biaya tiket masuk sebesar Rp. 3000, namun pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu,  pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp. 5000.

F. Akomodasi dan  Fasilitas Lainnya

Karena menjadi  salah satu objek wisata andalan bagi pemerintah setempat, maka akomodasi di  sekitar danau cukup diperhatikan.

Terdapat pondok  jaga, shelter berteduh untuk  pengunjung, MCK, kapasitas lahan parkir yang mampu menampung sekitar 20 mobil,  serta beberapa losmen kecil bagi para wisatawan yang hendak menginap.(HK/08/02-08)__________Sumber Foto: http://www.dephut.go.id

 PENGIN LEWIH LENGKAP KLIKTENG MRIKI NGGIH


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: